PADANG – Nasib naas terjadi pada sebuah Bus ‘Putra pelangi’ Jurusan Jakarta – Padang, pada hari Jumat sekitar pukul 05.00 WIB ( 27/ 01/17) jatuh ke jurang sedalam 10 meter di Kawasan Ladang Padi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang.
Menurut Temi, Ketua Relawan Bencana Ranah Minang, “Kejadian tersebut sekira jam 5 pagi, mobil dari arah Jakarta menuju Padang langsung jatuh ke dalam jurang sedalam 5 meter, penumpang ada 11 orang, dilarikan ke Semen Padang Hospital, ” ujarnya.
Mereka adalah; Heru (25), Bagan Batu, Medan. Dwi Yuniarti (34) asal Jambi, Sherina (12) Jambi, Rosmenda (41), Desmawati (50), Ariandi (38), Mia (20) Mahasiswa FIS, Jurusan Geografi, Univesritas Negeri Padang, Ririn (19) Mahasiswi Jurusan Sendratasik UNP asal Jambi, Tedi Ashariadi (26), Uut Tien, Lismanati (58), dan Anto Leo.
Bus yang melaju dari arah Jakarta dengan tujuan Kota Padang tersebut dikemudikan oleh Ibrahim. Menurut informasi yang dihimpun, usai kecelakaan tunggal tersebut terjadi, Ibrahim berniat melarikan diri, namun telah berhasil diamankan oleh pihak polisi. Kini diamankan di Polsek Lubuk Kilangan.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kompol Hamidi, Kasat lantas Polres Padang, “Sopir melarikan diri, penumpang berjumlah 11 orang, 1 knek dan 1 sopir yang sekarang sedang kita cari. Belum ada laporan korban jiwa namun seluruh penumpang luka-luka, dan ada yang luka patah.” Sebutnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Berdasarkan data dari RS. Semen Padang Hospital , dirilis data jumlah korban bus Putra Pelangi No Pol BL 7307 AK adalah sebagai berikut;
- Meninggal : nihil
- Luka-luka : 12 orang
Rincian data nama korban adalah sebagai berikut:
1. Heru, 25 th (asal : Bagan batu)
2. Dwi Yuniarti, 34 th (Jambi)
3. Sherina, 12 th (Jambi)
4. Rosmenda, 41 th
5. Desmawati, 50 th
6. Ariandi, 38 th
7. Mia, 20 th (mahasiswa UNP) /jambi
8. Ririn, 19 th (mahasiswa UNP) / jambi
9. Tedi ashariadi, 26 th
10. Uut Tien
11. Lismawati, 58 th
12. Anto Leo
Budi