Bukittinggi — Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengundang persatuan kusir bendi yang tergabung dalam organisasi PERKABI untuk berbuka puasa bersama di rumah dinas Walikota, di Belakang Balok, Jumat (23/06).
Pada kesempatan tersebut sebanyak 25 orang kusir bendi meminta agar diperbolehkan beroperasi di sekitar Jam Gadang. Hal sekaitan dengan Walikota yang mengeluarkan kebijakan untuk pemindahan sementara parkir bendi selama lebaran ke jalan Imam Bonjol menghadap ke Tugu Pahlawan Tidak Dikenal.
Melalui berbagai alasan yang dikemukakan, akhirnya permintaan mereka dipenuhi oleh Walikota, Ramlan Nurmatias, diijinkan menempati tempat parkir semula dengan berbagai pertimbangan, termasuk memberikan tarif normal kepada penumpang.
“Kita akan izinkan apabila mematuhi segala ketentuan, yang parkir tidak dibolehkan jumlahnya melebihi dari 15 bendi, apabila melebihi sisanya harus ditempatkan di bawah. Bendi pun tidak diizinkan melawan arus lalu intas, bagi yang melawan arus tim SK4 akan ambil tindakan, selalu dijaga kebersihan dan ketertiban,” tegasnya.
Selanjutnya, Ramlan juga meminta kusir bendi selalu menjaga kesopanan, memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang dan menggunakan seragam yang menimbulkan citra positif kota Bukittinggi.
“Disparpora segera anggarkan seragam untuk kusir,” ujarnya.
Ditambahkan, bendi merupakan kendaraan tradisional yang harus dilestarikan, agar ada ciri khas gunakan pakaian khas Minang Taluak Balango dengan Celana Jao serta Kupiah Beka dan kain sarung yang dililitkan di leher serta lengkapi asesoris bendi seperti lampu dan sebagainya.
" Hal ini akan memberi kesan spesifik terhadap pelayanan transportasi lokal dan budaya Bukittinggi pada para pengunjung, hal ini harus kita jaga bersama,” harap Ramlan.
Harapan walikota itu direspon positif oleh kusir bendi yang hadir. Aguslim, Ketua Perkabi mengungkapkan akan memberikan arahan kepada seluruh kusir bendi yang ada dan segera merealisasikannya.
“Kami sangat berterima kasih sekali kepada walikota yang telah memberikan fasilitas kepada kami untuk dapat kembali beroperasi di Taman Jam Gadang dan kami akan mematuhi segala ketentuan tersebut,” pungkas Aguslim yang diamini seluruh kusir bendi yang hadir.
Pertemuan yang juga dihadiri Wakil Walikota Irwandi, Kadisparpora dan Kasatpol PP tersebut ditutup dengan pemberian 100 helai kemeja yang disponsori oleh Bank BNI’46.
Sumber : kaba12.com