Tanah Datar - Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi mengukuhkan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Tanah Datar masa bakti 2017-2021 di Aula kantor Bupati, Selasa (13/06).
Pengukuhan dihadiri Forkompinda Tanah Datar dan Padang Panjang, Rektor IAIN Batusangkar Dr. Kasmuri, Ketua MUI Tanah Datar Dr. Syukri Iska, Kepala OPD, Camat, Kepala Kantor Kemenag, KUA dan Penyuluh Agama.
Ketua Umum LPTQ terpilih Zuldafri Darma dalam sambutannya memohon dukungan semua pihak untuk mengemban amanah yang sangat berat ini. “Kami pengurus yang dilantik mengemban amanah yang berat dari masyarakat Tanah Datar, untuk itu mohon dukungan dari semua pihak agar Alquran hidup di tengah-tengah masyarakat,” pinta Zuldafri Darma yang juga sekaligus Wakil Bupati Tanah Datar.
Lebih lanjut Zuldafri menyebutkan LPTQ mempunyai semangat yang sama dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan visi Tanah Datar yang madani, berbudaya dan sejahtera dalam nilai ABS SBK.
Zuldafri katakan dengan keberadaan LPTQ ingin memberi kontribusi signifikan terhadap pembinaan, pendidikan dan pengembangan tilawah Alquran di Tanah Datar. Disebutkan LPTQ yang dibentuk mempunyai tugas menyelenggarakan MTQ dalam kabupaten, mempersiapkan kafilah untuk MTQ Provinsi, menyelenggarakan pembinaan tilawah, hifzil, lagu, khattil quran dan kegiatan lain yang termasuk dalam ruang lingkup MTQ Nasional, membina dan meningkatkan semangat membaca Alquran melalui TPA/TPSA dan Perguruan-perguruan Agama Islam di seluruh Tanah Datar serta meningkatkan upaya penghayatan dan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi dalam sambutannya usai pengukuhan menyampaikan dukungan kepada LPTQ untuk bersinergi positif menghidupkan Alquran di tengah-tengah masyarakat.
“LPTQ punya tugas mulia dan sangat berat, tidak hanya mempersiapkan kafilah untuk MTQ tapi lebih jauh dari itu,” beber bupati.
Tugas terdekat sebut bupati, mempersiapkan kafilah Tanah Datar untuk tampil pada MTQ Nasional tingkat Provinsi di Kota Pariaman bulan November mendatang. “Di tangan pengurus baru ini, prestasi Tanah Datar yang 4 kali berturut pada posisi Juara Umum II Tingkat Provinsi bisa dipertahankan bahkan kalau bisa ditingkatkan menjadi Juara Umum I,” katanya.
Tugas yang tidak kalah berat, menjadikan Alquran milik kita semua terutama milik anak-anak kita. “Alquran tidak hanya dibaca, tetapi bisa dihafal, dipahami, untuk dijadikan pedoman hidup di dunia dan di akhirat,” ajak bupati.
Selain itu terkait rencana Kemendikbud yang akan menerapkan kebijakan 5 hari sekolah pada tahun ajaran baru, Bupati ajak Forkompinda, LPTQ, MUI dan instansi terkait untuk duduk bersama menyikapi ini.
“Dengan akan diberlakukan kebijakan 5 hari sekolah nantinya, menyebabkan peserta didik lebih lama di sekolah sehingga kita perlu duduk bersama menyikapi kebijakan ini sehingga pendidikan non formal khususnya TPA/TPSA tidak terganggu,” ulas bupati.
Bupati sebutkan kebijakan ini salah satunya dilatarbelakangi agar anak mempunyai waktu yang lebih lama bersama dengan keluarga dengan libur sekolah pada hari Sabtu dan Minggu.
“Ini sebuah tantangan yang harus disikapi, perlu kita cari formulasi yang tepat bagaimana pendidikan agama/Alquran yang selama ini didapat di TPA/TPSA bisa bersinergi dengan sekolah formal sehingga TPA/TPSA tidak menjadi sepi,” pungkas bupati. (Hp)