Jakarta, pasbana – Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat PLN di Jakarta untuk mengusulkan percepatan penyediaan listrik bagi masyarakat Nagari Panyubarangan, Kecamatan Timpeh. Kunjungan ini bertujuan memastikan akses listrik yang merata bagi warga di wilayah tersebut, yang hingga kini masih belum sepenuhnya tersentuh jaringan listrik.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Annisa didampingi oleh Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, dan disambut langsung oleh Direktur Distribusi PLN, Adi Priyanto. Bupati Annisa menyampaikan bahwa Nagari Panyubarangan merupakan satu-satunya nagari di Dharmasraya yang belum menikmati listrik secara penuh, dengan sekitar 157 Kepala Keluarga (KK) yang masih bergantung pada sumber energi alternatif.
“Kami berharap PLN dapat segera merealisasikan penyediaan listrik bagi masyarakat di Nagari Panyubarangan. Akses listrik yang memadai akan sangat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah,” ujar Bupati Annisa dalam pertemuan tersebut.
Annisa juga mengucapkan terima kasih kepada Andre Rosiade atas fasilitasi dan pendampingannya dalam menyampaikan aspirasi masyarakat. “Setelah Jum’at lalu di PT. Telkomsel, hari ini Bang Andre sekali lagi menemani kami dalam rangka mengantarkan aspirasi masyarakat ke PLN Pusat,” ungkapnya.
Menanggapi usulan tersebut, Direktur Distribusi PLN, Adi Priyanto, menyatakan komitmen PLN untuk segera menindaklanjuti permohonan tersebut. “Kami akan segera melakukan survei lokasi untuk menilai kebutuhan dan kelayakan infrastruktur kelistrikan di Nagari Panyubarangan. Setelah survei selesai, kami akan berupaya mempercepat pelaksanaan program Listrik Masuk Desa di wilayah tersebut,” kata Adi.
Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan akses listrik yang merata bagi seluruh masyarakat Dharmasraya. Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak guna memastikan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan inklusif.
Dengan adanya respons positif dari PLN, masyarakat Nagari Panyubarangan diharapkan segera mendapatkan akses listrik yang layak. Listrik tidak hanya akan meningkatkan kualitas hidup warga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan produktivitas dan akses terhadap teknologi.
“Listrik adalah kebutuhan dasar yang sangat penting. Dengan adanya listrik, anak-anak bisa belajar lebih baik di malam hari, usaha kecil bisa berkembang, dan pelayanan kesehatan juga akan lebih optimal,” tambah Bupati Annisa.
Program Listrik Masuk Desa yang diusulkan ini sejalan dengan komitmen pemerintah pusat dalam mencapai target elektrifikasi 100% di seluruh Indonesia. Data terbaru dari Kementerian ESDM menunjukkan bahwa rasio elektrifikasi nasional saat ini telah mencapai 99,5%, namun masih terdapat beberapa wilayah terpencil yang belum terjangkau, termasuk Nagari Panyubarangan.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, DPR, dan PLN dalam hal ini menjadi contoh nyata sinergi antar-pemangku kepentingan untuk mencapai pembangunan yang merata. Andre Rosiade, sebagai perwakilan masyarakat Sumatra Barat di DPR RI, menegaskan pentingnya dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkan program ini.
“Kami akan terus mendorong dan memastikan bahwa program ini berjalan sesuai rencana. Masyarakat Panyubarangan telah menunggu terlalu lama, dan ini adalah momentum yang tepat untuk mewujudkan harapan mereka,” ujar Andre.
Dengan langkah konkret yang telah diambil, diharapkan program Listrik Masuk Desa di Nagari Panyubarangan dapat segera terealisasi, membawa perubahan signifikan bagi kehidupan masyarakat setempat. (rel/bd)