Tanah Datar, pasbana – Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE, MM, memimpin apel pagi gabungan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Senin (24/3/2025). Kegiatan yang digelar di halaman depan kantor bupati di Pagaruyung ini menjadi momentum strategis untuk menyampaikan informasi penting sekaligus mempererat silaturahmi jelang libur nasional menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah atau 2025 Masehi.
Apel pagi tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Ahmad Fadly, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Elizar, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat se-Tanah Datar, serta kepala UPT SMP dan K3S se-Kabupaten Tanah Datar. Dalam sambutannya, Bupati Eka Putra menegaskan pentingnya apel pagi sebagai sarana konsultasi dan koordinasi antar-ASN, sekaligus media untuk menyampaikan kebijakan dan informasi langsung dari pimpinan.
Salah satu poin penting yang disampaikan Bupati Eka adalah rencana pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji ke-13 bagi ASN. Pencairan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Bupati Tanah Datar Nomor 4 Tahun 2025 tentang Teknis Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji ke-13, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025.
“Alhamdulillah, walaupun keadaan keuangan daerah kita pada tahun ini sangat terbatas, gaji, TPP, dan THR tetap dibayarkan 100 persen. InshaAllah akan kita realisasikan pada hari ini. Saya berharap manfaatkanlah ini dengan sebaik mungkin, jangan gunakan untuk hal-hal yang mubazir, dan tetap kedepankan pola hidup sederhana sesuai dengan kebutuhan,” ujar Bupati Eka.
Selain itu, Bupati juga meminta seluruh Kepala OPD untuk segera memproses pencairan THR bagi tenaga non-ASN, dengan mengacu pada perjanjian kerja antara Kepala OPD dan pegawai non-ASN yang bersangkutan.
Menjelang libur nasional Idul Fitri 1446 H, Bupati Eka Putra juga menerbitkan surat edaran tentang penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan. Pada tanggal 25-27 Maret 2025, sistem kerja akan dikombinasikan antara Work From Office (WFO), Work From Home (WFH), dan Work From Anywhere (WFA). Hal ini dilakukan untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan lancar, sambil memantau situasi daerah, terutama terkait potensi bencana alam atau kejadian luar biasa.
“Saya minta kepada Kepala Perangkat Daerah untuk membagi pelaksanaan tugas kedinasan melalui kombinasi WFO, WFH, dan WFA dengan mengacu pada jumlah pegawai dan karakteristik layanan. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap terlaksana dengan baik,” tegas Bupati.
Menyambut gelombang pemudik dan wisatawan selama libur Lebaran, Bupati Eka Putra mengimbau dinas terkait untuk meningkatkan pelayanan di sektor pariwisata. Ia meminta agar seluruh fasilitas umum, seperti toilet, dijaga kebersihannya, serta memastikan harga di destinasi wisata tetap standar dan tidak dimanfaatkan untuk menaikkan harga secara sepihak.
“InsyaAllah pada libur Lebaran tahun ini akan banyak perantau kita yang pulang kampung dan pastinya mereka akan mengunjungi berbagai objek wisata di daerah kita. Untuk itu, kepada dinas terkait, segera lakukan koordinasi dan persiapan yang baik, terutama dengan pengelola destinasi wisata. Lakukan pelayanan prima untuk semua tamu kita yang datang,” pesan Bupati.
Di akhir sambutannya, Bupati Eka Putra mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H kepada seluruh peserta apel. “Saya beserta keluarga dan atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh pegawai ASN dan non-ASN beserta keluarga. Perbanyaklah ibadah, perkuat iman, semoga kita menjadi orang-orang yang bertakwa,” tutupnya.
Dengan kebijakan-kebijakan yang disampaikan, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berkomitmen untuk memastikan kesejahteraan ASN dan non-ASN, serta menjaga kualitas pelayanan publik selama masa libur nasional. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan suasana Idul Fitri yang berkah dan bermakna bagi seluruh masyarakat Tanah Datar. (rel/bd)